Nabilla Ramadhani
Deskripsi Novel
Judul: A dan Z
Penulis: Erlis Kurniyanti
Penerbit: Cloudbooks Publishing
Jumlah Halaman : 376
Genre: Romantis

Zara Nindiatama seorang anak perempuan yang lahir dikeluarga yang agamis. Akan tetapi ia memiliki penampilan yang sedikit menonjol, berbeda dengan kembarannya yaitu Fara Anindita seorang anak yang lemah lembut dan tentunya amat berbanding balik dengan Zara, namun keduanya sama sama memiliki akhlak yang baik.
Pada suatu hari keluarga mereka sedang berbincang tentang sebuah perjodohan.
salah satu dari Zara dan Fara akan dijodohkan dengan putra sahabat ayahnya yang Bernama Abyan.
Sebelumnya perkenalkan Abyan khayri atharrazka anak dari pemilik pondok pesantren Darussallam yang baru menyelesaikan Pendidikannya di Kairo.
Mengetahui bahwa salah satu diantara Zara maupun Fara akan dijodohkan, maka Zara dengan sengaja membuat ulah yang membuat seorang Abyan bimbang untuk memilih diantara sikembar.
Dengan perilaku yang kurang sopan Abyan pun bimngung untuk memilih. Dari hati yang paling dalam Abyan menginginkan Zara namun Abinya pernah berkata bahwa Wanita dinikahi karena 3 perkara
Kecantikannya,keturunannya dan agamanya.
“Menikahi perempuan yang baik agamanya memang sangat bagus,tetapi menikahi perempuan yang tidak membuat hati berdebar saat menatap wajahnya adalah sesuatu yang buruk”
Karna dari itu Abyan memilih Fara, ia berjanji akan mencintai Fara namun takdir berkata lain Fara menderita leukimia. Sebelum meninggal dunia Fara berpesan pada kakaknya untuk menikah dengan Abyan, awalnya Zara menolak karena ia mencintai Hans, salah satu mahasiswa hukum. Namun karena tidak tega dengan adiknya akhirnya Zara mengiyakan permintaan terakhir Fara.
Tidak lama dari itu Abyan bersama keluarganya datang kekediaman Zara untuk mengkhitbah Zara. Setelah acara khitbah, kedua belah pihak keluarga memutuskan untuk segera mengadakan akad nikah seminggu setelah khitbah.
Seminggu kemudian Abyan dan Zara melangsungkan pernikahan dengan Zara yang memakai gaun yang sempat dipilih oleh Fara. Saat ini Zara berada dikamarnya sembari melihat Abyan yang sedang melangsungkan ijab Kabul lewat Ipad.
“Ankahtuka wa zawwajutka makhtubataka binti Zara nindiatama alal mahri 260547.22 riyal Saudi wamajmueat min ‘adawat alsalat hallan.”
“Qobilyu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madskuur wa radhiitu biji,Wallahu waliyut taufiq.”
Setelah mengucapkan ijab kabul, Zara dijemput oleh bundanya. Seluruh atensi tamu undangan menatap pada Zara tak terkecuali dengan Abyan.
Sesampainya dihadapan Abyan, Zara dengan ragu mengulurkan tangannya untuk mengecup tangan suaminya, saat akan melepas tautan tangannya Abyan menahan kepala Zara dan melafalkan sebuah doa.
“Allahuma inni as’aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa’alaih wa a’udzubika min syarrihaa wa syarimaa jabaltaha ilaih”.
Dan disinilah seorang Zara nindiatama menjadi tanggung jawab seorang Abyan Khayri Attharazka.
Perjalanan hidup mereka tidak berhenti disana. Banyak sekali lika liku yang terjadi.
Zara yang berusaha dengan keras memantaskan diri dengan abyan
Begitu juga dengan abyan yang mengalami lika liku dengan datangnya seseorang dimasa lalunya. Namun pada akhirnya mereka dapat bersatu karena saling mencintai karena Allah. Rumah tangga mereka terus berjalan hingga mereka dikaruniai 3 putra dan satu putri.
Penulis : Nabilla Ramadhani
Editor : Aliza Nur Hamidah