Batu, stangga news – Peserta Didik SMP Negeri Satu Atap Pesanggrahan 2 Batu mengemas projek Kurikulum Merdeka dengan menarik melalui produksi dan bazar olahan susu sapi di Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Gelaran itu mengusung tajuk Semangat Kreatif Milenial.
Kepala SMP Negeri Satu Atap Pesanggrahan 2 Batu, Yayuk Sariyastutik mengatakan, kegiatan itu digelar dalam rangka gebyar P5. Kegiatan ini menjadi wadah untuk peserta didik bisa mengembangkan bakat dan minatnya khususnya dalam pengembangan jiwa kewirausahaan.
“Kegiatan ini sebagai wadah peserta didik untuk mengembangkan potensi diri sesuai dengan bakat dan minatnya. Tentu ada yang merasa nyaman maupun belum nyaman, ini wajar karena bagian dari proses. Acara kegiatan pada kali ini sekaligus penguatan enam dimensi pokok P5 agar tumbuh pada siswa,” katanya, Kamis (16/3/23).

Senada dengan Kepala Sekolah, Sudiyono selaku pengawas pembina SMP Negeri Satu Atap Pesanggrahan 2 Batu dalam sambutannya menyampaikan jika kegiatan P5 ini adalah salah satu program yang harus dilaksanakan oleh sekolah guna menumbuhkan karakter Pancasila dalam diri peserta didik.
“Kegiatan kreativitas kewirausahaan pengolahan susu ini sangat baik dilakukan oleh peserta didik mengingat dusun Tuyomerto ini adalah penghasil susu perah. P5 ini menjadi salah satu wadah penting untuk peserta didik sehingga tumbuh semangat berwirausaha. Tentu berwirausaha dengan memperhatikan kearifan lokal lingkungan peserta didik.
Model bazar kali ini dengan mendirikan stand yang menjual berbagai makanan olahan susu mulai dari Ice Cream, Yogurt, Nuget Susu, dan Stik Susu dengan berbagai olahan kekinian. Selain itu, para siswa juga menampilkan kesenian budaya khas Kota Batu yakni Bantengan oleh peserta didik kelas 9.Indonesia. Yakni tarian daerah, sekaligus teatrikal demokrasi.
Disisi lain, salah satu pelajar yakni Sila Cinta mengatakan, kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk mengembangkan potensi diri para siswa, khususnya dalam hal tantangan dan kesabaran berwirausaha.

“Melalui kegiatan gelar karya P5 ini, kita dapat menyalurkan bakat dan minat sesuai dengan kemampuan diri sendiri khsuusnya dalam bidang kewirausahaan. Tadi sempat pesimis saat bazar, karena semua stand ramai pembeli kecuali stand saya. Tapi saya bersykur akhirnya produk saya habis, ujar Cinta yang memproduksi stik susu (ri)