Ainin Nadhifa, S.Pd
“Allahumma bariklana fi rojaba wa sya’bana wa balighna ramadhan“, semenjak bulan Rajab yang lalu, kita sering kali membaca atau mendengar doa bulan rajab di masjid maupun mushollah-mushollah. Pada doa tersebut kita meminta untuk diberikan keberkahan pada bulan rajab dan sya’ban, dan semoga Allah swt sampaikan kita atau mempertemukan kita pada bulan ramadhan. Alhamdulillah wa Syukurillah, akhirnya Allah sampaikan kita di bulan yang penuh berkah ini.
Lantas apa yang akan kita lakukan pada bulan ini? apakah kita akan “mengacangi” dan membiarkan bulan ramadhan meninggalkan kita begitu saja?
Bulan Ramadhan memiliki banyak sekali keistimewaan di dalamnya, disebutkan dalam sebuah riwayat “Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah berlalu” (HR. Bukhari dan Muslim). Orang yang banyak beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan, maka dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah SWT.
Banyak sekali kegiatan baik yang bisa kita lakukan ketika di bulan Ramadhan ini. jangan khawatir, karena kegiatan baik yang kita lakukan akan dilipat gandakan oleh Allah SWT. Misalkan saja memberi makan (buka puasa) untuk orang yang berpuasa, maka si pemberi juga akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala mereka, walaupun hanya dengan seteguk air putih. Masih banyak lagi kegiatan yang bisa kita lakukan seperti belajar, berkerja, membantu kedua orang tua, sholat tarawih, bersahur, dll.

Jika kemarin kita berdoa pada Allah agar disampaikan ke bulan Ramadhan, maka jangan lupa juga untuk berdoa agar Allah memberkahi kita di bulan ini. Karena yang kita cari bukan hanya sekedar sampai, melainkan apa yang kita lakukan ketika Ramadhan tiba.
Semoga di momentum mahal ini kita bisa mengoptimalkan segala hal, yang wajib mampu kita kerjakan dan yang sunnah tidak kita tinggalkan. Apalagi kita hampir menyelesaikan 10 hari pertama bulan Ramadhan.
Wallahu a’lam bishowab.
31 Maret 2023